Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.
Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.
Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.
Sabtu, 14 Januari 2012
RESPECT !
Suatu siang seorang pria sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.
Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini si Pria menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”
Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina
Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini si Pria menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”
Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina
EFFORT !
Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.
Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”
Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”
Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!
Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar
Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”
Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”
Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!
Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar
JUDGE !
Setelah makan malam, seorang ibu dan anak gadisnya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan anak lelakinya menonton TV di ruang tamu.
Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si anak memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.
Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran
Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si anak memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.
Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran
Minggu, 08 Januari 2012
4 Cara Menghadapi 4 Tipe Orang
Dalam hidup ini, kita dapat merangkum berbagai situasi dalam menghadapi sesama kita menjadi 4 :
1. Jika kita menghadapi orang yang lebih pintar dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita menimba ilmu darinya.
2. Jika kita menghadapi orang yang sama pintarnya dengan kita. Maka itu adalah saat dimana kita saling bertukar pikiran
dengannya.
3. Jika kita menghadapi orang yang lebih bodoh dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita memberikan ilmu kita kepadanya.
4. Dan jika kita menghadapi orang bodoh namun banyak bicaranya.Maka itu adalah saat bagi kita untuk diam.
1. Jika kita menghadapi orang yang lebih pintar dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita menimba ilmu darinya.
2. Jika kita menghadapi orang yang sama pintarnya dengan kita. Maka itu adalah saat dimana kita saling bertukar pikiran
dengannya.
3. Jika kita menghadapi orang yang lebih bodoh dari kita. Maka itu adalah saat dimana kita memberikan ilmu kita kepadanya.
4. Dan jika kita menghadapi orang bodoh namun banyak bicaranya.Maka itu adalah saat bagi kita untuk diam.
Mencintai Dengan Hati Bukan Dengan Mata
Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam ikatan, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan. Saya memilih irvi menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya waktu, perhatian, dan bahkan kesampingkan lelahnya..Ketika dia jatuh sakit resah hati menghampirinya… itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit.
Dedicated to Irvi Rahmaniah, masalah selama 2 minggu ini jadi pelajaran berharga, saya belajar pengertian datang di situasi terburuk sekalipun. xoxo
Dedicated to Irvi Rahmaniah, masalah selama 2 minggu ini jadi pelajaran berharga, saya belajar pengertian datang di situasi terburuk sekalipun. xoxo
Sabtu, 07 Januari 2012
Udah hampir 2 minggu ini hubungan gue sama pacar gue lagi "diuji", awalnya dari gue yg kemimpian tentang mantannya selama kurang lebih 3-4hari. Sebenernya gue udah berusaha buat lebih kuat (karena sebelumnya gue pernah dapetin mimpi yg sama dan itu bikin gue murang-maring) tapi pacar gue yg jadi kesel pembawaannya karena dia ga tega liat gue yg kaya gini. Puncaknya selasa, kamis, dan jumat kemarin, well, itu emang masalah kecil yg terlalu dibawa suasana gue sama irvi (cewe gue) kaya kehilangan arti "kita". Irvi jadi emosional dan meledak-ledak entah kenapa dan gue yg sulit buat ngertiin. Vi, gue nge post disini karena gue ga tau harus nyampein luapan hati ini ke siapa, gue sakit, pikiran gue, hati gue ga karuan setelah mimpi itu tapi gue coba buat kuat demi kita, can't you see that ? gue butuh lo vi gue butuh perhatian dan pengertian lo cuma itu, tapi kenapa gue dipojokin pas keadaan kaya gini, hati gue sakit vi liat kita kaya gini. sekarang lo yg lagi sakit dan mood lo yg ga bagus. Lo jadi beda semenjak masalah kita watu selasa, emang itu pure salah gue. gue ga tempramen lagi vi tapi gue pengen bener bener di tenengin sama lo. Gue egois mungkin, tapi pleaaase pikiran lo terlalu nutupin hati lo. sempet terbesit dipikiran gue buat ngibarin bendera putih, gue nyerah, gue udah ga kuat gue udah jatuh terlalu dalem. Tapi gue buang jauh-jauh pikiran itu gue pake hati gue yg AMAT-SAYANG-SAMA-KAMU-IRVI ! vi gue manusia kalau lo gini terus gue udah stuck dan gatau harus apa, dan mungkin gue milih mundur biarin lo terbang lepas sebebas bebasnya.
Langganan:
Komentar (Atom)